Kumpulan Kejadian Unik Di Pondok

Mungkin hanya beberapa orang saja yang pernah mengalami kejadian berikut karena mereka berada bersama saya dan tidak semua orang bisa merasakan apa yang saya alami. Berikut ini adalah kumpulan Cerpen saat aku berada di pondok

Terciduk Keamanan Pondok

Sumber gambar : kompasiana.com

Pada hari itu adalah saat libur ulangan akhir semester atau yang bisasa di sebut UAS. Karena kita sedang UAS jadi libur sekolah hari minggu yang mana biasanya libur hari jumat dan jadwal keluar pondok di ganti menjadi sabtu malam atau malam minggu dan minggu padi, sore tidak keluar karena di haruskan belajar untuk hari senin.

Aku dan teman teman ku di pondok memiliki kebisaan masak-masak atau bakar-bakar di lantai 3 atau lantai balkon. Haltersebut adalah hal ilegal karena dapat menyebabkan kebakaran dan asap yang bau. Bukan hanya aku dan teman yang punya kebiasaan seperti itu melainkan banyak juga kakak kelas, karena merekalah yang mengajarinya jadi kita tahu.

Dimulai pada sabtu malam saat keluar kita yaitu Aku, Najih, Hidayat, Adam memiliki rencana untuk masak-masak. Kitapun bagi tugas ada yang beli Mie instan, Telur, Minyak, Bumbu nasi goreng, dan tidak lupa dengan Kopi. Setelah selesai keluar membeli bahan yang di butuhkan kita menonton TV  dan di lanjut dengan mengobrol sampai menunggu tengah malam.

Saat jam 12 malam lebih waktunya kita menyiapkan peralatan, setelah siap kita mengambil nasi  jatah yang malam. Kita yang sengaja mengambil banyak nasi karena kita tidak akan makan hanya berempat melain kan membangunkan atau mencari teman yang kelaparan tengah malam.

Pada waktu pembuatan Nasi goreng spesial di tengah malam yang dingin itupun tidak terasa dinginnya karena besarnya api yang kita biat dengan balok balok kayu kursi dan meja yang rusak. Setelah jadi kita makan bersama di atas menur masjid yang mana masjid menyatu dengan asrama.

Awalnya hanya berempat tetapi tidak seru jika makan sendiri jadi kita mnegajak yang lain makan di menur masjid. Menyantap nasi goreng dan juga menyeduh kopi panas.

Setelah makan kita berempat lanjut  tiduran santai di atas menur sambil bercerita dan melihat bintang di langit. Setelah bosan kita melihat ada tandon air yang baru jadi, akhirnya kita mengambil kasur dari kamar lalu menaruhnya di tandon untuk tidur kita berempat tidur disana.

Lumayan sempit sebenarnya karena sudah mengantuk sampai tidak terasa. Pada saat tidur saya mimpi tengelam dan saya pun terbangun dan ternyata bukan tengelam melainkan di siram air dengan bak yang besar. Kita ternyata di bangunin setelah sholat shubuh. Lalu kita pun kebawah ganti baju dan sholat jamaah sendiri.

kenapa tidak di hukum oleh keamanan karena para santri membuat aturan sendiri yaitu tidakpapa melangar asalkan jangan ketahuan oleh Musyrif.

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengalaman Bermain Game

Tak sedikit dari kita yang menghabiskan wisata atau liburan dengan bermain game saja di rumah .Bisa jadi karena memang tidak ada agenda kemana-mana, wisata yang singkat atau karena memang kita benar-benar gamers sejati.

Bermain PS Dengan Teman

Bermain Game Bola Bersama Teman di Rumah.Aku tidak mempunyai agenda pergi kemana-mana selama wisata, sehingga saya memilih bersantai di rumah saja.Di rumah saya bermain video game bola favorit saya, PES 2016. Aku merasa gembira sekali karena dapat bermain game seharian penuh selama wisata.

Tentu kalau sedang masuk sekolah saya cuma boleh bermain di hari Minggu saja.Menurut saya bermain game bola melawan A.I.Memang menantang, namun rasanya lebih mengasyikan kalau bermain dengan sahabat.Sehingga saya putuskan mengajak 2 tetangga saya yang juga merupakan sahabat sebaya untuk ke rumah.

Dua sahabat yang saya ajak merupakan, Tomi dan Warso.Mereka seangkatan dengan saya sehingga kami sama-sama sedang libur, namun kami bertiga berasal dari sekolah yang berbeda.Untuk urusan bermain game bola, kami termasuk sepadan. Kami pernah menumbangkan dan ditumbangkan satu sama lain.

Memang kami bertiga merupakan pemain PES terbaik di kampung. Tak jarang, si kecil-si kecil dari kampung lain juga mencoba berlomba dengan kami.Bukan kebetulan kami terampil bermain game bola ini, karena kami memang semenjak SD sudah bermain, bagus di rental ataupun rumah kami.

Pertandingan pertama hari ini merupakan saya melawan Tomi. Aku memilih klub Bayern Muenchen meski Tomi menggunakan Real Madrid.Pertandingan berjalan sangat mengasyikan, bagus saya ataupun Tomi sama-sama mempunyai banyak kesempatan.

Sayangnya sampai babak pertama usai tidak ada gol yang dapat kami ciptakan. Babak kedua juga masih berjalan sepadan.Dikala babak kedua hampir habis, bek saya mengerjakan kesalahan umpan sehingga bola mendarat di kaki lawan, tepatnya di kaki Ronaldo.Tomi tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, Ronaldo dengan pesat menerobos sampai kotak penalti.Bek saya tidak kapabel mengejar Ronaldo. Akhirnya Tomi mempertimbangkan untuk mem-placing bola ke tiang dekat, kesudahannya gol.Tomi berteriak kegirangan merayakan gol tersebut, meski saya menyesal karena tidak berhati-hati dalam memberi umpan.

Sampai peluit akhir berbunyi saya tidak kapabel menyamakan kedudukan. Di pertandingan pertama saya keok 1-0.Permainan seketika dilanjutkan ke pertandingan kedua antara Tomi dan Warso. Sambil menunggu mereka bermain saya membaca novel karya Tere Liye favorit saya,  Pulang dan Pergi

Dikala saya menunggu giliran bermain rasanya semacam itu lama, sangat berbeda dikala sedang bermain, waktu rasanya berjalan semacam itu pesat.Setelah menunggu beberapa dikala, kesudahannya pertandingan kedua usai dengan nilai 3-1 untuk kemenangan Warso.

Bergantian Bermain

Padahal sebelumnya, pertandingan seketika berlanjut. Kali ini saya melawan Warso. Warso konsisten menggunakan tim andalannya, Barcelona. Aku saya mencoba tim lain merupakan Chelsea.

Di pertandingan ini saya cukup mujur karena Messi dan Neymar sedang dalam situasi mental yang kurang bagus(panah biru).meski pemain saya dalam keadaan mental lebih bagus, pun Hazard dan Costa dalam situasi terbaiknya (panah merah).Aku semacam itu mendominasi pertandingan, sehingga Warso lebih banyak bertahan. Setelah mengalami gempuran hampir separuh babak pertama, kesudahannya gawang Warso tembus juga.

Di babak kedua saya berhasil menambah 3 gol lagi, meski Warso membalas 1 gol. Sehingga nilai akhir menjadi 4-1 untuk kemenangan saya.Pertandingan keempat seketika bergulir antara saya dan Tomi. Aku mempertimbangkan konsisten menggunakan Chelsea.Karena tidak berharap kehilangan momentum, sementara Tomi menggunakan Manchester City. Sengit sekali pertandingan saya dengan Tomi, namun saya berhasil menang tipis dengan nilai 3-2.

Sampai petang kami terus bermain secara bergiliran dan usai sampai sebelum maghrib.Untuk hari ini yang paling banyak meraih kemenangan merupakan saya dengan 8 kemenangan. Disusul Warso dengan 7 kemenangan dan terakhir Tomi dengan 6 kemenangan.

Kenapa saya dapat ingat?

Kecuali memang budaya kami bertiga untuk mencatat hasil pertandingan setiap kali kami bermain bersama.Inilah serunya bermain game bola bersama sahabat, meski menang atau keok namun rasanya konsisten menyenangkan.

Tak itu selalu saja ada lawakan yang keluar dikala sedang bermain. Tak terhitung berapa kali tawa kami pecah seharian ini. Mengisi wisata dengan bermain game bersama sahabat memang menyenangkan

Masa Kecil Yang Indah

Banyak moment kehidupan pengalaman pribadi seseorang yang telah dikerjakan. Mulai dari masa kecil, dewasa hingga masa tua. Sudah banyak moment yang telah saya lalui hingga usia ku yang sekarang beranjak 17an tahun ini.

Dalam artikel ini saya akan menceritakan secuil cerita singkat, sejenis cerpen pengalaman pribadi dari kehidupan saya.

Lebaran Di Kampung

Berkunjung ke rumah saudara dan kerabat merupakan hal yang afdhol bagi masyarakat Indonesia ketika lebaran tiba. Apalagi untuk bersilaturahim syawalan halal bihalal yang telah menjadi adat tahunan di negara kita tercinta ini.

Ketika saya berusia kecil sekitar 7-13 tahun acara ini merupakan perkara penting dalam hidup hehe. Angpao telah melambai-lambai di benak kita. Apalagi hadiah dari orang tua kita sendiri berkat usaha dan kerja keras dalam bulan ramadan.

Biasanya orang-orang memberi angpao atau uang THR kepada anak-anak tanpa ada alasan yang mendasar. Namun bagi keluarga kami, diajarkan untuk memberi angpao sesuai dengan prestasi anak tersebut. Meski hanya berselisih jumlah sedikit dengan mereka yang kurang prestasi dalam ibadah ramadan.

Keluarga saya menganggap itu bentuk pendidikan anak agar selalu terpacu untuk memberi apapun yang dia bisa lakukan di bulan suci ramadhan guna meraih kebaikan di bulan selanjutnya. Termasuk THR ini. Sebuah prestasi harus dihargai dalam bentuk apapun agar anak selalu memiliki misi dalam setiap langkahnya.

Berjalan dari rumah dengan ayah ibu dan adik kecil kami sekeluarga mengendarai sepeda motor yang di kendarai ayah berbonceng 4 dalam satu kendaraan. Saya duduk di depan (karena masih kecil) dan ibu duduk di belakang ayah dengan menggendong bayi kecil, adikku tercinta.

Kami biasa silaturahim ke tempat kakek nenek dan saudara ayah dahulu pada hari H lebaran yakni 1 syawal dan ke tempat kakek nenek dan saudara dari ibu di hari kedua syawal.

Meski berdempetan dalam kendaraan roda dua, hati riang selalu menyertai perjalanan kami. Tak lupa doa selalu kami ucapkan guna meminta kepada Allah atas perlindungan untuk kami.

Sesampai di tempat nenek kami langsung mengadakan acara sungkeman halal bihalal dan acara lain pada umumnya. Bertemu kakek, nenek, pakdhe, budhe, sepupu dan sanak saudara lain membuat hati senang dan rindu pada mereka terobati.

Setelah sungkeman biasanya jalan-jalan keliling desa mengunjungi tetangga di kampung ibu dan ayah. Lumayan biasanya di kasih uang 10,000 atau 5000 dan juga mencicipi jajanan atau hidangan yang ada di meja. Tentu jangan sampai tertipu dengan kaleng KongHuan karena isinya belum tentu asli KongHuan tetapi isinya kerupuk Rengginang

Hobi Yang Menyenangkan

Saya memiliki hobi yang sangan menyenangkan yaitu membaca. Kenapa membaca karena dengan membaca kita dapat ilmu pengetahuan baru dan dapat berimajinasi. Saya sangat suka membaca Novel dan juga sejarah dunia. Sampai-sampai 1 hari saya bisa menghabiskan 1 buku dengan halaman 500an.

Kenapa aku suka membaca ? .Karena kakak ku selalu membeli buku buku dan novel aku pun juga membeli buku sehingga novel kita di kumpulkan bisa mencapai satu lemari lebih.

Sudah banyak Novel yang kubaca. Genre yang biasanya ku baca adalah petualangan dan juga masa SMA. Penulis paling ku suka adalah Tere Liye hampir semua novel yang dia tulis pernah ku baca. Karena buku yang ia tulis penuh dengan pengetahuan, imajinasi yang luas dan alur yang mantap.

Adalah Pulang, Pergi, Bumi, Bulan, Matahari, Bintang, Ceros dan Batozar, Komet, Komet Minor, Nebula, Rembulan Tengelam di Wajahmu, Burlian, Amelia, Pukat ,Eliana, Dia Adalah Kakakku, Negri Di Ujung Tanduk, Negri Para Bedebah, Hujan, Selena, Ayahku (bukan) Pembohong, Rindu, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin. Dan masih banyak lagi mungkin aku malas menyebutkan nya karena masih banyak lagi

 

 

 

 

Pengalaman MTs Kelas 3

Awal Yang Buruk Pada Semester 1

Pada kelas 3 ini merupakan masa-masa santri mulai tobat karena tidak ada yang mau di keluarkan karena ibarat sholat tinggal salam doang, di pondok aku juga pindah kamar yang mana kamar yang ku tempati ini adalah kamar baru yang bernama KH Nur salim akhyar nama tersebut di ambil dari nama pendiri pondok atau kyai pertama. di kamar sekarang bukan aku dan temanku yang mengambil galon air ya tetapi anak kelas 8 yang ambil galon air, kelas sembilan cuma piket di kamar dan juga piket membersihkan masjid bergantian per angkatan.

Awal semester sayang sekali ada 4 teman ku yang di keluarkan. lagi lagii karena miras hal itu menjadi kan kelas 9 menjadi angkatan paling dikit murid nya apalagi kelas ku hanya terdapat 16 orang sehingga saat di kelas serasa privat school saking sedikitnya murid tetapi bukan berarti kelas ku ini tidak rame di kelas meski muridnya pintar pintar tetapi juga nakal sehingga sering kelas kita di jemur di tengah lapangan di suruh jalan bebek muter lapangan sambil di lihati para ukhty di lantai 3 di sekolah hanya tangga dan lantai pemisah antara laki dan perempuan yang mana lantai 1 dan lantai 2 adalah laki laki dan lantai 3 adalah cewek.

Kembali ke cerita di pondok ada satu teman ku kalu saat mengaji selalu tertidur sehingga dia sering di riram saat selesai mengaji sampai pernah dia tidur di kelas saat mengaji kita tidak membangun kanya  sampai sampai dia bangun jam setengah 7 dimana di sekolah udah mulai ramai banyak santri dan itu hal biasa baginya dan diapun udah banyak dikenal oleh sanriwati maupun santri karena hal tersebut dia biasanya di sidang oleh staf di pondok.

Suatu saat malam hari semuanya tidur dan ad teman ku yang membangun kan aku katanya di suruh kelapangan saat aku bangun ku lihat jam tenyata jam 1 malam , di sampainya aku di lapangan tenyata tidak cuma aku yang di panggil melainkan 1 angkatan  di tengah lapangan yang gelap dan juga angin malam itu tenyata kita di sidang karena agkatan kita angkata paling nakal dan itu udah terkenal sampai murid kelas 12 yang mensidang kita. karena mereka mendapat laporan kalu angkatan kelas 9 pernah membuat nagis guru dan salah satunya adalah bunyai, di saat itu kita di hajar habis habisan dari perut sampai paha tentusaja tidak dengan kepala karena berbahaya karena angkatan kami sering kena sidang jadi hal tersebut udah biasa cuma sakit bentar doang terus hilang.

Semester Terakhir Di MTs YTP

Pada semester 2 kelas 9 udah mulai sibuk oleh ujian try out dan banyak lagi ujian untuk persiapan Ujuan Nasional  atau UN karena pada tahun ini ujian berbasis komputer bukan berbasis pensil dan kertas jadi ujian nya di campur laki laki dan perempuan hal tersebut adalah pertama kalinya tentusaja sekolah sudah minta izin kepada kyai dan pengawasnya adalah guru BK jadi tidak ada santri yang berani macam macam meskipun di jadikan satu ruangan.

Saat ujian madrasah wabah virus corana udah mulai masuk indonesia sehingga saat itu mentri pendidikan menghapus UN untuk kelas 12 dan selang beberapa hari UN untuk kelas 9 juga di hapus karena virus corona semakin menjadi. 1 minggu setelah corona merajalela di indonesia pihak pondok pun memutuskan memulangkan santri tetapi tidak di jemput oleh orang tua karena dapat menyebabkan kepadatan dan penumpukan yang mana bisa menyebabkan penularan virus corona, pihak pondok menyewa bus  untuk memulangkan santri dan santriwati setiap bus setiap kota.

Akhirnya sampai di rumah dan aku kura pandemi ini akan ada 1 minggu doang ternayata salah sampai sekarang masih berlanjut dan angkatan kita laki  laki dan perempuan sepakat menamai angkatan corona ya karena kita lulus jalur corona

 

                                   foto dari kiri kyai bersama ketua MPR bersama Eko patrio di belakang nya 

Kelas 2MTs

ya pada kali ini aku akan bercerita tentang masa masa kelas 2 MTs atau 2 tahun di pondok. Banyak yang bilang kelas 2 MTs adalah masa nakal seorang siswa, benar saja haltersebut di buktikan dengan 1 teman ku yang kabur ngak beda jauh pelajaran kelas 1 dengan kelas 2 cuma gurunya doang aku sangat suka guru Bahasa Indonesia ku perempuan tidak seperti kelas sebelah atau kelas B yang gurunya galak

Dipondok juga pindah kamar dimana aku sekarang berada di kamar Ali Bin Abi Tholib yang sebelum nya aku berada dikamar Abu Bakar. karena dulu kelas 1 satu kamar isinya satu angkatan maka saat kelas 2 aku harus beradaptasi dengan anak kamar yang mana aku paling muda, di kamar tugas anak MTs adalang mengisi minuman galon sedangkan anak MA menguras kamar mandi

awal kelas 2 adalah awal terbentuknya solidaritas antar kelas maupun angkatan. Kelas 2 di pondok bukan lah masa merdeka tetapi masa perbudakan seperti di suruh cuciin baju di suruh ambilin makan ya dan lain lain , banyak dari teman ku yang sudah mulai merokok di pondok ya hal tersebut karena pergaulan sehingga banyak yang di gundul

di sekolah kelasku mendapat murid baru yang pindah dari madura. aku satu bangku bersama dia, namanya Jivi rido Al-bana meskipun murid baru tetapi ia di percaya menjadi ketua kelas

singkat cerita saat liburan semester aku mendapat kabar bahwa guru Bahasa indonesia meninggal karena kecelakan, banyak yg kehilangan karena alarhum adalah guru favorit di sekolah baik bagi santri maupun santriwati. pondoku ini gabung dengan pondok putri sehingga sekolahnya menjadi satu jadi saling melihat adalah hal biasa

setiap kamis malam atau malam jumat para santri di boleh kan keluar pondountuk membeli sesuatu dan di boleh kan menonton TV  dan hari jumat adalah hari libur sehingga biasanya pada jumat selesai sholat shubuh para santri boleh keluar biasanya berjoging dan bermain sepak bola antar kamar  di lapangan kampung. ya setiap 2 minggu sekali atau 1 bulan 2 kali di adakan bersih bersih pondok  yang mana setiap job atau tugas di bagi setiap kamar masing masing, tugas paling enak adalah tugas membersihkan tandon air karena selain membersih kan sekalian bisa berenang

di kelas 2 MTs ini sekolah mengadakan liburan ke jogja, satu bulan setelah liburan ke jogja ada 2 teman ku yang kluar sekolah, 1 di antaranya pindah dan 1 lainya di keluarkan karena minum miras  jadinya di kelas 8A hanya terdapat 18 murid ,  sebenarnya tidak banyak yang dapat di ceritakan di kelas 2MTs ya karena aku sama seperti santri dan siswa lainya. Karena aku mulai nakal pada kelas 3 MTs

seperti biasa di akhir tahun pelajaran selalu di adakan class meeting yang di adakan oleh OSIS lombanya kurang lebih sama  dari tahun ketahun cuma mungkin beda hadiah nya, mungkin tidak banyak cerita pada kelas 2 karena tidak terlalu spesial mungkin kelas 3 atau3 tahun di pondok lebih seru

 

 

MTs YTP kelas 1

MTs YTP  (Yayasan Taman Pengetahuan ) atau pondok pesantren arroudlotul ilmiyah adalah tempat dimana aku pertama kali mondok kenapa di pesantren YTP ? karena di pondok tersebut terdapat saudara yg juga mondok di sana selain itu bunyai dari pondok tersebut masih berhubungan keluarga ya itulah alasannya dan juga YTP memiliki keunggulan pada Nahwu dan juga Shorofnya jadi tak heran banyak santri yg pandai dalam mentafsirkan al-quran dengan bagus dan juga dengan jelas.

Di pondok santri di ajarkan berpidato sehingga saat lulus santri dapat lancar dan tidak gugup berceramah di depan hadapan publik. Banyak dari alumni pesantren yang melanjutkan sekolah di luar negri antara lain di mesir dan arab saudi

 

Awal Semester Di Pondok

waktu kelas 1 MTs angkatan laki laki  ku cuma sekitar 40 orang saja waktu kelas 1 aku cukup kenal banyak kakak kelas karena mereka kenal dengan kakak ku.

di waktu kelas 1 MTs saat masa perkenalan sekolah aku memiliki pengalaman buruk yaitu memecahkan kaca pada pintu haltersebut karena pada waktu itu sedang bermain sehingga aku harus menganti dengan yang baru tapi tidak dengan kaca agar tidak pecah lagi  sehingga aku banyak dikenal oleh orang – orang karenal kejadian tersebut

di sekolah di ajarkan ilmu baru yg tidak ku tahu saat waktu masih SD yaitu pelajara Nahwu, Shorof, Tafsir, Hadist Arbain nawawi . saat di pondok aku belajar kitab bulughul mahram, Riyadhus sholihin, Ta’lim muta’alim,

saat selesai pemilihan ketuas OSIS aku di jadikan tertunjuk sebagai salah satu anggota OSIS. ya aku di tunjuk sebagai jurnalistik. sedikit cerita saat di sekolah 1 MTs sudah di ajarkan Tafsir di mulai dari surat alfatiha lalu berlanjut ke juz 30 di pelajaran tafsir  setiap minggunya menafsir 1 surat dalam juz 30 dan menghafalkanya serta menjelaskan perayat. meskipun tidak mudah tetapi kita harus melakukan nya terus menerus agar menjadi kebiasaan.

di sekolah ada temen ku yg namanya juga Alfan dan itu pun satu kelas dengan aku sehingga saat ada yg memangil kita berdua menoleh ke orang yang memangil, sehingga akhirnya aku menganti nama pangilan ku menjadi syafi’ul meskipun masih banyak orang yg memangil alfan rata – rata yg memangil syafiul adalah guru guru di sekolah.

Semester 2 Yang Menyenangkan

saat semester 2 aku dekat dengan salah satu anak yg bernama Abdul ilah Najih dia adalah anak yang pandai taat beribadah dan humoris kepadaku beda cerita kalu ke orang lain. dia adalah anak dri ustadz disana  ya sejak saat itu kita mulai akrab dan hampir setiap melakukan sesuatu bersama contohnya keluar pondok  atau olahraga bersama

karena di pondok juga selama 3 tahun kita selalu satu kamar hal tersebutlah yg membuat kita akrab dan dia juga menjadi anggota OSIS sama seperti aku,semester pertama aku mendapat peringkat 4 karena waktu itu malas belajar namun setelah itu aku gita belajar dan pad semester dua aku mendapat peringkat ke 3. kenapa peringkat 3 tidak 1 atau 2 haltersebut karena mereka terlalu pintar dan yang peringkat 2 adalah najih dan yang pertama adalh saudara nya

pelajaran yang paling ku sukai pada waktu itu adalah bahasa inggris bahkan sampai saat ini masih suka. waktu kelas 1 nilai ulangan bahasa inggrisku 100,

saat akhir semester ada 1 teman ku yang kabur dari pondok karena tidak betah sehingga saat kembali kepondok dia memutuskan untuk keluar dan di akhir semester selalu ada class meeting