Skip to content

Keunikan Tari Kipas yang Berasal Dari Sulawesi

Keunikan Tari Kipas

Negara Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai banyak sekali flora, fauna suku dan budaya. Namun yang akan kita bahas sekarang adalah fakta atau keunikan tari kipas. 

Tari kipas pakarena berasal dari Gowa Sulawesi Selatan. Tarian kipas pakarena biasanya dipentaskan untuk acara-acara hiburan dan adat. Tarian kipas sendiri sangat terkenal dikalangan masyarakat indonesia, terutama sulawesi.

Mengapa tari kipas pakarena bisa sangat populer di negara tercinta Indonesia ? jawabnya karena tarian kipas mempunyai keindahan dan keunikan dalam gerakan yang lemah gemulai

Biasanya Tari kipas pakarena dimainkan oleh 5 hingga 7 orang penari perempuan dan disandingkan dengan lagu daerah. Tari tradisional khas provinsi Sulawesi Selatan ini memiliki gerakan yang lemah gemulai.

Keunikan tari kipas

Dalam keindahan tari kipas terdapat banyak sekali karakteristik ataupun fakta-fakta unik yang bagus untuk menambah wawasan pengetahuan. Kita juga bisa memakainya untuk melestarikan budaya-budaya warisan leluhur. Berikut ini kumpulan fakta atau keunikan tari kipas.

1. Sejarah Tari Kipas

Sejarah tari kipas pakarena adalah sebuah seni tari dari peninggalan kerajaan Gowa. Pada zaman dahulu kerajaan gowa ini mencapai pada masa berjaya dan dapat menguasai seluruh wilayah Sulawesi Selatan selama bertahun-yahun lamanya.

Tarian kipas yang berasal dari sulawesi ini dulunya, hanya dimainkan oleh putri-putri bangsawan didalam kerajaan. Pada zaman kerajaan Gowa, tari kipas pakarena ini merupakan suatu pelengkap atau sesuatu yang wajib ketika ada acara kerajaan, upacara adat, dan lain-lainnya.

Pencipta tari kipas pakarena adalah Andi Ummu Tunru yang merupakan putri pasangan Andi Bau Tunru Karaeng Kaluarrang. Dari usia 7 tahun dia sudah mulai menari dan pada usia 9 tahun dia belajar tari tradisional Bugis-Makasar dengan guru tari kerajaan.

Mitos Tari Kipas

Tari kipas pakarena berasal dari dua kata, yakni kata “Karena” yang memiliki arti bermain dan kata “Pa” yang berarti pelakunya.

Fact

Banyak dongeng yang menceritakan asal-usul tari kipas bermula dari kisah perpisahan penduduk Limo (Bumi), dengan penduduk Botong langit (negeri kayangan). Sebelum perpisahan terjadi, penduduk botong langit sudah mengasih ilmu tentang cara hidup dibumi dengan baik.

Ilmu tersebut adalah cara bertenak, bercocok tanam hingga ilmu berburu. Para penduduk botong langit mengajarkan dengan mengunakan gerakan tangan dan gerakan kaki. Dari gerakan tangan dan kaki tersebut, para penduduk limo menjadikannya sebagai gerakan ritual.

Penduduk Bumi menggunakan ritual tersebut untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada penduduk langit. Hari demi hari akhirnya terciptalah nama tari kipas pakarena.

2. Filosofi Tari Kipas

Terdapat filosofi pada setiap gerakan tari kipas. Filosofi tari kipas tersebut ketika para penari melalkukan gerakan yang menggambarkan rasa hormat, kesetiaan, kepatuhan dan ekspresi kelembutan. Semua sifat tersebut mencerminkan sifat umum wanita di Gowa.

Biasanya para pria menabuh alat musik dengan penuh semangat hentakan dan juga cepat. Hal tersebut menggambarkan bahwa para laki-laki di Gowa adalah pria yang tangkas dan tangguh.

3. Bagian Gerakan Tari Kipas

Kostum Dan gerakan tari kipas pakarena

Tarian kipas yang asalnya untuk disajikan kepada para dewa memiliki banyak gerakan. Total semua gerakannya ada 12, dan disetiap masing-masing gerakan terdapat sebuah makna yang berbeda-beda. Berikut kumpulan gerakan tari kipas.

  1. Samborita atau Paulu Jaga (Berteman), namanya memiliki arti kegiatan begadang sepanjang malam. Gerakan ini adalah gerakan pertama yang berupa pemberian hormat kepada para pengunjung atau penonton.
  2. Ma’biring Kassi memiliki arti mendarat kepantai. Gerakan ini merupakan gerakan penyajian kedua. Makna gerakan ini adalah terkabulnya doa permohonan.
  3. Jangang Leak-Leak. gerakan ini bermula pada saat tari kipas masih dilakukan semalam suntuk, hingga penutupannya dilakukan saat ayam berkokok
  4. Bisei Ri Lau’. adalah gerakan mendayung ke arah timur, dengan makna awal bermulainya kehidupan du bumi.
  5. Angingkamalino. adalah gerakan angin tampa hembusan yang mengambarkan rasa kecewa, dengan makna jika tidak ada hembusan angin maka tidak ada kesejukan.
  6. Anni-anni adalah gerakan pemintalan benang yang memiliki makna ketekunan saat mengerjakan sesuatu kerjaan. dan akan membuahkan hasil yang puas.
  7. Dalle tabbua dan Nigandang memiliki arti kesabaran meniti nasib. Arti tersebut bermakna jangan putus asa ketika melakukan pekerjaan yang berulang-ulang.
  8. So’nayya gerakan ini memiliki makna bahwa manusia tidak boleh berharap terlalu tinggi, tanpa melakukan usaha atau upaya untuk mencapai harapan tersebut.
  9. Iyolle. gerakan ini mempunyai makna mencari kebenaran yang harus dilakukan agar hidup menjadi tenram dan tenang.
  10. Lambassari . memiliki makna bahwa setiap usaha yang kita lakukan tidak semuanya memuaskan, Kadang kala berakhir kekecewaan.
  11. Leko’ Bo’dong diumpamakan seperti bulan purnama yang dipercaya memiliki kesempurnaan dalam bentuk dan juga cahaya yang terang.
  12. Leko’ Bo’dong. Memiliki makna dukun yang memiliki anak.

Kebanyakan gerakan yang sering dipakai adalah mengayunkan tangan ke kanan dan ke kiri, lalu berjalan kedepan mengikuti lambatnya tempo. Tangan penari hanya terangkat sampai setinggi bahu.

Para penonton akan sangat sulit membedakan pergantian babak demi babak. Sedangkan untuk gerakan duduk merupakan pertanda awal dan juga akhir tari kipas pakarena.

4. Lirik Lagu Tari Kipas

Lirik lagu tari kipas pakarena

Fakta menunjukan bahwa Lagu tari kipas pakarena sendiri sudah sangat populer. Lagu pakarena diciptakan oleh Arsyad Basir lalu dipopulerkan oleh Salma Rani dan Aulia Anas.

Saking populernya tari kipas, membuat telinga kita sudah tidak asing lagi dengan liriknya. Akan tetapi terasa sangat kurang jika memainkan tari Kipas Pakarena hanya menggunakan lagu saja, tanpa alat musik iringan.

Lirik Lagu Tari Kipas Pakarena

Ika teri tura tea bau
Adat taman io loa sayang
E aule pakarenaya
Pakarenaya labiriri pagaukang

Ika tebu tara teang sayang
Punania pagaukang sayang
E aule suku Bajina
suku Bajina punania pakarena

Pura raba piu rukang sayang
Baju Bodo kaun lolo sayang
E aule suku Bajina
Suku Bajina punania ke anggada

5. Properti Tari Kipas

kipas

Properti dalam sebuah tarian tidak bisa dipisahkan, bahkan sudah seperti hal yang wajib ada. Lalu apa saja properti yang digunakan saat tari kipas ? Yuk, simak apa saja kumpulan properti tari kipas di bawah ini.

1. Kipas

Kipas ini merupakan kipas jenis lipat yang memiliki ukuran besar. Setiap penari membawa masing-masing dua kipas pada bagian tangan kanan dan tangan kiri. Umumnya kipas yang dipakai memiliki warna yang cerah, seperti putih, merah, kuning atau warna jingga.

2. Gelang Khas

Aksesoris Tari kipas pakarena yang ke dua adalah gelang khas Sulawesi. Gelang ini juga sering dipakai pada saat tarian tarian daerah lainnya. Umumnya Gelang tari kipas pakarena mempunyai warna emas dan terdapat ukiran yang sama.

3. Kalung

Kalung yang dipakai penari kipas mempunyai warna kuning emas dan terdapat hiasan pada bagian dalamnya berupa mutiara yang berwarna-warni. Properti yang berupa perhiasan memiliki fungsi untuk menambah kecantikan penari.

4. Lipa’ Saqbe

Lipa’ Saqbe ini merupakan kerajinan tenun masyarakat Mandar yang berbahan dari sutra. Kain Lipa’ Saqbe bisa menjadi sarung dan terdapat corak khas dari sulawesi.

5. Selendang (Sampur)

Sampur sendiri adalah nama lain dari selendang. Properti selendang sangat cocok untuk penari perempuan dan sangat pas untuk semua tarian adat.

6. Kostum Tari Kipas

Pakaian adat yang berasal dari Gowa sudah menjadi Kostum umum tari kipas pakarena. Baju Bodo khas Gowa ini memiliki aksesoris yang lengkap. Desainnya longgar dengan tambahan kain khas sulawesi selatann yang menyelempang.

Pakaian tari kipas ini memiliki ciri khas tersendiri, sehingga kita bisa membedakan pakaian busana tari kipas dengan tari tradisional lainnya, seperti tari sajojo, tari reog dan lain-lainny

Terdapat jugga konde yang mempunyai fungsi untuk memperindah bagian rambut. Sedangkan aksesoris terpisah yang melengkapi tari kipas, seperti gelang, anting-anting, kalung, selendang, dan anting-anting.

7. Fungsi Tari Kipas

Tentu saja ada fungsi tersendiri saat melaksanakan tari kipas pakarena. Pelaksanaan tari kipas pakarena sendiri merupakan bagian dari suatu hiburan atau suatu acara adat. Simak kumpulan fungsi tari kipas pakarena berikut ini.

  1. Untuk Ritual. Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa tarian ini dulunya berhubungan dengan kisah para penduduk bumi dan penduduk langit yang bertujuan untuk rasa terimakasih.
  2. Pengiring Raja. Dari zaman kerajaan Gowa masih berdiri tari kipas digunakan sebagai iringan raja. bahkan samapi sekarang masih.
  3. Untuk Hiburan. Bagi warga yang dari luar pulau Sulawesi tidak perlu khawatir, karen tari kipas ada juga yang difungsikan sebagai sarana hibura. Kegiatan ini juga dapat menambah daya tarik turis dari berbagai negara dan meningkatkan kepopuleran tari Indonesia.
  4. Bentuk Syukur. Masya rakat Gowa pada zama dahulu menjadikan tari kipas sebagai bentuk wujud syukur ketika kebun mereka panen besar-besaran.

8. Make Up Penari

Sebelum memasuki panggung dan memulai tarian, para penari akan di make up terlebih dahulu. Riasan pada penari cukup tebal karena bertujuan supaya penari nampak lebih cantik dan segar ketika nampak dari jauh.

Selain nampak cantik dan segar, terdapat juga unsur-unsur keserasian yang terdapat pada setiap penari yang akan tampil di atas panggung.

9. Alat Musik Iringan

alat musik suling

Keunikan Tari kipas yang terakhir adalah alat musik iringan. Dalam suatu acara Tri kipas pakarena bisanya diiringi mengunakan alat musik tradisional yang bernama Gondrong rinci. Gondrong rinci sendiri adalah kumpulan alat musik yang terdiri dari gendang dan juga suling.

Alat musik tari kipas biasanya dimainkan oleh 4 hingga 7 pemain musik laki-laki. Hanya ada satu orang yang memainkan alat musik suling. Sisa nya memainkan gendang dengancara dan irama yang berbeda-beda.

Kesimpulan

Dapat kita ambil kesimpulan dari 9 keunikan tari kipas yang sudah kita baca, yaitu tari kipas berasal dari Sulawesi Selatan, tarian ini dapat hanya dimainkan 5 hingga 7 penari dan 4 hingga 7 pemain alat musik.

Keunikan tari kipas sendiri adalah asal usul dan juga mitos yang beredar. Selain itu kostum tari kipas menggunakan kain atau saring khas Gowa. Demikian lah kumpulan keunikan tari sajojo kebanggaan masyarakat Papua.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *