Pengalaman MTs YTP Kelas 3

Awal Yang Buruk Pada Semester 1

Pada kelas 3 ini merupakan masa-masa santri mulai tobat karena tidak ada yang mau di keluarkan karena ibarat sholat tinggal salam doang, di pondok aku juga pindah kamar yang mana kamar yang ku tempati ini adalah kamar baru yang bernama KH Nur salim akhyar nama tersebut di ambil dari nama pendiri pondok atau kyai pertama. di kamar sekarang bukan aku dan temanku yang mengambil galon air ya tetapi anak kelas 8 yang ambil galon air, kelas sembilan cuma piket di kamar dan juga piket membersihkan masjid bergantian per angkatan.

Awal semester sayang sekali ada 4 teman ku yang di keluarkan. lagi lagii karena miras hal itu menjadi kan kelas 9 menjadi angkatan paling dikit murid nya apalagi kelas ku hanya terdapat 16 orang sehingga saat di kelas serasa privat school saking sedikitnya murid tetapi bukan berarti kelas ku ini tidak rame di kelas meski muridnya pintar pintar tetapi juga nakal sehingga sering kelas kita di jemur di tengah lapangan di suruh jalan bebek muter lapangan sambil di lihati para ukhty di lantai 3 di sekolah hanya tangga dan lantai pemisah antara laki dan perempuan yang mana lantai 1 dan lantai 2 adalah laki laki dan lantai 3 adalah cewek.

Kembali ke cerita di pondok ada satu teman ku kalu saat mengaji selalu tertidur sehingga dia sering di riram saat selesai mengaji sampai pernah dia tidur di kelas saat mengaji kita tidak membangun kanya  sampai sampai dia bangun jam setengah 7 dimana di sekolah udah mulai ramai banyak santri dan itu hal biasa baginya dan diapun udah banyak dikenal oleh sanriwati maupun santri karena hal tersebut dia biasanya di sidang oleh staf di pondok.

Suatu saat malam hari semuanya tidur dan ad teman ku yang membangun kan aku katanya di suruh kelapangan saat aku bangun ku lihat jam tenyata jam 1 malam , di sampainya aku di lapangan tenyata tidak cuma aku yang di panggil melainkan 1 angkatan  di tengah lapangan yang gelap dan juga angin malam itu tenyata kita di sidang karena agkatan kita angkata paling nakal dan itu udah terkenal sampai murid kelas 12 yang mensidang kita. karena mereka mendapat laporan kalu angkatan kelas 9 pernah membuat nagis guru dan salah satunya adalah bunyai, di saat itu kita di hajar habis habisan dari perut sampai paha tentusaja tidak dengan kepala karena berbahaya karena angkatan kami sering kena sidang jadi hal tersebut udah biasa cuma sakit bentar doang terus hilang.

Semester Terakhir Di MTs YTP

Pada semester 2 kelas 9 udah mulai sibuk oleh ujian try out dan banyak lagi ujian untuk persiapan Ujuan Nasional  atau UN karena pada tahun ini ujian berbasis komputer bukan berbasis pensil dan kertas jadi ujian nya di campur laki laki dan perempuan hal tersebut adalah pertama kalinya tentusaja sekolah sudah minta izin kepada kyai dan pengawasnya adalah guru BK jadi tidak ada santri yang berani macam macam meskipun di jadikan satu ruangan.

Saat ujian madrasah wabah virus corana udah mulai masuk indonesia sehingga saat itu mentri pendidikan menghapus UN untuk kelas 12 dan selang beberapa hari UN untuk kelas 9 juga di hapus karena virus corona semakin menjadi. 1 minggu setelah corona merajalela di indonesia pihak pondok pun memutuskan memulangkan santri tetapi tidak di jemput oleh orang tua karena dapat menyebabkan kepadatan dan penumpukan yang mana bisa menyebabkan penularan virus corona, pihak pondok menyewa bus  untuk memulangkan santri dan santriwati setiap bus setiap kota.

Akhirnya sampai di rumah dan aku kura pandemi ini akan ada 1 minggu doang ternayata salah sampai sekarang masih berlanjut dan angkatan kita laki  laki dan perempuan sepakat menamai angkatan corona ya karena kita lulus jalur corona

 

foto dari kiri kyai bersama ketua MPR bersama Eko patrio di belakang nya